Belajar SIG Part 5: Mengambil Data Spasial dari Google Earth

Pada pembuatan project dengan Arc View, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari data. Seperti yang dibahas pada pembahasan sebelumnya tentang jenis data yang digunakan dalam SIG (bisa dibaca disini: Belajar SIG Part 2: Jenis Data dalam Sistem Informasi Geografis (SIG)), ada Data Spasial berupa Data Raster yang digunakan sebagai acuan menggambar peta. Data Raster tersebut bisa didapatkan dari observasi langsung di lapangan dengan mengambil langsung gambar permukaan bumi menggunakan kamera. Namun, karena cara perolehan data raster saat ini sudah cukup canggih, maka kita dapat mencari citra raster dengan bantuan “Google Earth”. Dengan bantuan Google Earth kita dapat mencari gambar penampang bumi dengan mudah dan eksklusif. Pada bab ini akan dibahas bagaimana cara mengambil data raster dari Google Earth sebelum data tersebut digunakan untuk proses digitasi atau menggambar peta dengan Arc View.

Ikuti langkah berikut untuk mengambil data raster dari Google Earth

1. Pastikan aplikasi Google Earth sudah terinstal di laptop. Jika belum kalian bisa download terlebih daahulu aplikasi Google Earth pada link berikut: Download Google Earth

2. Buka Aplikasi Google Earth

3. Cari lokasi yang akan ambil gambarnya, kemudian perbesar atau perkecil ukurannya sesuai yang diinginkan. Misalnya: Jalan Merdeka Utara, Malang.

 Tampilan Hasil Pencarian Google Earth 
4. Atur proyeksi peta menjadi Decimal Degree, dari menu Tools - Option - pilih radio button “Decimal Degree” – lalu klik OK.

 Ubah Proyeksi Menjadi Decimal Degree 
5. Klik (Pin berwarna kuning) kemudian geser pin ke salah satu sudut pada image.

 Pilih Pin Berwarna Kuning (Add Placemark)
 Letakkan Pin Diujung di Sudut Gambar 
6. Salin (copy-paste) data Lattitude dan Longitude ke text field “Name” kemudian klik OK.

Simpan Juga Datanya di Notepad atau Ms. Excel
7. Lakukan hal yang sama untuk membuat pin pada sudut-dudut yang lain, sehingga hasilnya tampak seperti pada gambar berikut.

 Buat Pin di Empat Sudut Gambar
8. Simpan image sebagai *.jpeg, dari menu File - Save - Save Image.

 Simpan Gambar
9. Berikut ini adalah hasil gambar yang telah kita simpan.

 Hasil Gambar dari Google Earth
10. Dan berikut ini adalah data Lattitude dan Longitude  (data y dan x) yang sudah disimpan di notepad untuk proses selanjutnya.


Sepuluh langkah diatas adalah langkah mudah untuk mengambil Data Raster di Google Earth. Kalian dapat mempraktikkan cara tersebut untuk mendapatkan data yang akan digunakan dalam proses digitasi. Namun, Data Raster tersebut belum dapat kita gunakan untuk digitasi karena belum melalui tahap Georegistrasi. Apa itu Georegistrasi? Silahkan ikuti postingan berikutnya mengenai Cara Georegistrasi Data Raster.



Referensi:
Modul SIG "Pengenalan Sistem Informasi Geografis" oleh Ida Wahyuni, S.Kom., M.Kom.



Soal UAS & Contoh Program Serta Materi Pemrograman Terstruktur 1 Semester Genap Tahun 2016/2017


Materi Pemrograman Terstruktur 1 Semester Genap Tahun 2016/2017 dapat di download pada link berikut:



Soal UAS Pemrograman Terstruktur 1 Semester Genap Tahun 2016/2017 dapat di download pada link berikut:



Contoh Program UAS Pemrograman Terstruktur 1 Semester Genap Tahun 2016/2017 dapat di download pada link berikut:


Semoga bermanfaat dan UAS nya harap segera di kerjakan !!!


Ida Wahyuni, S.Kom., M.Kom.

Menangani Mouse Bergerak Tak Menentu atau Bergerak Tak Semestinya


Menangani Mouse Bergerak Tak Menentu atau Bergerak Tidak Semestinya

Berikut ini beberapa alasan umum yang mengakibatkan gerakan mouse menjadi tidak menentu, dan juga beberapa perbaikan yang disarankan.

Catatan: Jika mouse Anda tidak bergerak, komputer Anda mungkin saja hang.

Digital Rights Management - Pengenalan

DRM (Digital Rights Management)

Munculnya teknologi media digital dan teknologi konversi dari objek analog ke digital membuat individu dan organisasi pemilik hak cipta semakin khawatir, terutama pada industri musik dan film. Media analog pada umumnya akan kehilangan kualitas pada setiap generasi penyalinan, namun sebaliknya, file dalam media digital dapat diduplikasi dalam jumlah tak terbatas tanpa mengurangi kualitas sedikitpun.

Belajar SIG Part 4: Mulai Bekerja dengan ArcView 3.3

Setelah mengetahui apa saja yang diperlukan sebelum kuliah SIG dan mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk membuat peta dengan Arc View, sekarang kita akan melakukan langkah langkah awal yang perlu kita ketahui sebelum melakukan Digitasi.
Simaklah beberapa tahap awal pengoperasian ArcView 3.3 berikut ini:

MEMBUKA DATA *.SHP PADA ARCVIEW

  1. Buka aplikasi ArcView
  2. Setelah muncul Welcome to ArcView GIS pilih radio button "with a new view" kemidian tekan tombol OK

    Tampilan Komponen Tables pada ArcView

Download ArcView GIS 3.2 dan 3.3 Full Version Lengkap Dengan Ekstension dan Tutorial Gratis

ESRI ArcView GIS
ArcView merupakan salah satu perangkat lunak desktop Sistem Informasi Geografis dan pemetaan yang telah dikembangkan oleh ESRI (Environment Systems Research Institute, Inc). Perkembangan software ArcView dapat dilihat di website : http:\\www.esri.com. Kebutuhan perangkat keras untuk menginstal software ini adalah komputer dengan spesifikasi minimum pentium II 300 Hz dan hardisk kapasistas 1 G, sedangkan perangkat lunak yang dibutuhkan adalah system operasi windows dan CD master program ArcView.

Pembaca Setia

Apakah artikel dalam blog ini bermanfaat bagi anda?

Berlangganan

cek email anda untuk link verifikasi berlangganan setelah menekan tombol submit
 
If you're on a slow connection, try Mobile Version
Copyright 2014 WHIZ group. Layout Design By Anshul Dudeja. All Right Reserved.